CHALENGE 11 : DETEKTIF CINTA - Riddle Story Indonesia
News Update
Loading...

Minggu, 30 Juni 2019

CHALENGE 11 : DETEKTIF CINTA


Maker : Yudo NugrohoMuhammad Ediyanto BasyirSerdadu Nebes

*CHALENGE 11 : DETEKTIF CINTA

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan Dedik, teman SMA saya di salah satu warung kopi di dekat toko Boekoe Kwitang dia rupanya telah sukses merintis bisnis wedding organizer yang berbeda dari yang lain. Bisnis yang digelutinya membantu pasangan yang ingin pesta pernikahan tapi tiada dana, dengan modal 50 juta dia mulai mengembangkan usahanya yang langsung untung seusai pesta pernikahan. Model bisnisnya sangat cerdik, kedua mempelai tidak dibebani biaya sepeserpun, tapi sebagai gantinya semua hadiah dari para undangan digunakan untuk mengganti biaya pernikahan dan sisanya diambil sebagai laba perusahaan wedding Organizer yang dijalankannya. Ada sebuah pengalaman unik yang dia sampaikan saat itu, yaitu saat melayani klien yang pelit, tapi kepelitannya berlandaskan kebenaran. Dia mengambil contoh undangan yang disebar klien tersebut. Sebuah undangan simpel seluas kartu ATM dijepret dengan satu sachet kopi bubuk.


📷MUBAZIR ITU DOSA
Tentunya agak kelihatan aneh, karena tidak umum, tapi setelah dipikir-pikir ada benarnya juga, dengan hemat kertas selain hemat biaya juga hemat kertas, kertas dari pohon, hemat kertas berarti menjaga lingkungan, dengan diberi sebungkus kopi undangan itu jauh lebih bermanfaat karena tamu yang diundang bisa bikin kopi setelah membaca undangan, itu lebih baik daripada setelah membaca undangan lalu undangannya dibuang.

Satu hal lagi yang aku pelajari darinya adalah ketika membuat sebuah pesta, minimal jumlah porsi konsumsi harus 3 kali dari jumlah undangan, aku sempat heran mengapa bisa begitu? lalu Dedik menjelaskan bahwa saat pesta yang datang bukan para jomblo atau duda, ada pasangan suami istri beserta anaknya, ada jomblo atau duda yang sewa pacar agar gak malu datang sendirian, ada juga yang datang bersama saudara serumah karena gak masak, jadi porsi makanan harus dilebihkan jika tak mau malu karena tamu undangan kelaparan. 

Dia tak sendirian saat bertemu denganku, sebenarnya dia datang bersama seorang temannya yang katanya butuh bantuanku, Dedik rupanya sudah tahu kalau aku terkenal sebagai Detektif Cinta, memang mengungkap masalah perselingkuhan tak sehebat cerita komik atau novel detektif meski kadang-kadang harus bertaruh nyawa saat mengintai target, namun jasa yang kusediakan terbukti membantu banyak orang untuk membongkar cinta palsu yang memenjara mereka. Tepat pukul satu siang teman Dedik akhirnya datang, setelah bersalaman denganku dia langsung pamit ke toilet “Sudah Kebelet” katanya.

Dari momen perkenalan itu aku langsung berkata pada Dedik.“Ded, tarifku mahal lho. biaya sadap telephon seminggu saja bisa habisin gajinya sebulan”

“Kau ini kok hina dia sih Ren? ”“Saat bersalaman dengannya tangannya terasa mengapal tepat di bawah ruas jari kelingking, jari manis, jari tengah, dan diantara jempol dan telunjuk, itu disebabkan karena tangannya sering menggenggam benda seperti gagang troli barang, selain itu otot-otot tangan kanannya lebih terlihat pada tangan kanan dibanding tangan kiri, jadi menurutku pekerjaannya adalah seorang pengantar barang berat yang harus diangkut dengan troly barang, dan biasanya pekerjaan seperti itu digaji UMK, sedangkan tarif investigasiku sejuta sehari, dari mana dia dapat duit?”

“Aku yang bakal bayarin, aku utang nyawa sama dia, makanya aku pengen bantuin dia.”Sesaat kemudian teman Dedik yang bernama Dodo mulai bercerita bahwa dia diputusin oleh pacarnya tanpa alasan yang jelas, padahal selama ini pacarnya yang bernama Maudy itu sangat baik dan santun bagai bidadari, bahkan Maudy meminta Dodo datang ke rumahnya untuk mengenal ayah ibu maudy.

“Oh.. jadi dia baik hati... dan anda hanya butuh alasan jelas?” tanyaku

“Ya.. jika karena saya kurang tampan, saya bisa oprasi plastik, tapi saya gak mau diputusin sepihak kayak gini, tolong saya detektif Reno, Jika saya tahu alasannya memutuskan saya mungkin saya bisa bunuh diri dengan tenang.”

“Sabar, bisa saya tahu bagaimana dia memutuskan anda?” Lelaki botak hitam itu lalu menunjukkan percakapan WA ketika momen Maudy memutuskannya.


“Hm.. anda diputuskan saat bekerja di kantor?”Kataku.

“Tidak, saya selalu berusaha tampil tampan saat bertemu dengannya baik online maupun offline, bahkan ketika bertemu dengan orang tuanya saya tampil sesempurna yang saya bisa”

“Saya dapat memecahkan masalah ini dengan mudah, anda hanya perlu mentraktir saya dengan semangkok Mie Rebus.”

“Mie Rebus? anda minta Pizza sekalipun akan saya belikan kalau bisa menolong saya”

“Cukup Mie Rebus, karena seperti halnya Mie Rebus yang ruwet keriting, Masalah ini hanya bisa dinikmati dengan di Rebus.”Dua orang di depan saya terbingungkan dengan kalimat saya, dan saya memang sangat gemar membingungkan orang sebelum memberi pencerahan.

(Ayo apakah Anda sudah menemukan jawaban yang tepat atas permasalahan yang di alami Dodo? silahkan komentar dibawah ini lalu cocokan dengan Jawaban Asli)



Dodo diputusin karena miskin, namun karena maudy tak mau menyakiti hati dodo maka dia membuat plesetan kata merindukan ratu (merindukan=miss)+(ratu=queen)=MISS QUEEN terdengar seperti  MISKIN

Comments


EmoticonEmoticon

PENGUMUMAN
Setiap sabtu dan minggu, reward pulsa untuk pengirim postingan #SangPujangga terbaik
Done